
KEBBI - Seorang hakim Pengadilan Tinggi di Negara Bagian Kebbi, Nigeria, yang sempat diculik kelompok bersenjata dari kediamannya, kini telah kembali bebas. Kepolisian setempat memastikan korban berhasil diselamatkan, sementara para pelaku masih dalam pengejaran.
Hakim bernama Faruku Hassan Bunza itu dilaporkan diculik pada 26 Juli 2026 dari rumahnya di Kota Bunza. Hingga kini, pihak berwenang belum mengungkap secara detail bagaimana proses pembebasan tersebut berlangsung.
Juru bicara Kepolisian Negara Bagian Kebbi, Bashir Usman, menyampaikan bahwa Bunza telah dibebaskan tanpa menjelaskan apakah ada pembayaran uang tebusan dalam proses tersebut.
"Dia telah dibebaskan hari ini," kata Usman.
Menurut kepolisian, para penculik sebelumnya meminta uang tebusan. Namun aparat menegaskan tidak memenuhi tuntutan tersebut dan tetap melakukan upaya penyelamatan korban.
Usai pembebasan hakim tersebut, aparat keamanan kini memfokuskan penyelidikan untuk mengidentifikasi dan menangkap para pelaku.
Kasus penculikan oleh kelompok bersenjata menjadi persoalan serius di Nigeria. Kelompok kriminal yang dikenal sebagai "bandit" kerap melakukan aksi penculikan untuk mendapatkan keuntungan finansial, selain melakukan penjarahan dan serangan terhadap masyarakat di sejumlah wilayah.
Sebelum kejadian ini, seorang pensiunan mayor jenderal militer Nigeria, Rabe Abubakar, juga menjadi korban penculikan bersama istrinya di Negara Bagian Katsina. Abubakar dilaporkan meninggal dunia saat masih berada dalam tahanan kelompok penculik.
Wilayah barat laut dan tengah Nigeria menjadi area yang sering mengalami gangguan keamanan akibat aktivitas kelompok bersenjata. Lemahnya kehadiran aparat di sejumlah daerah pedesaan membuat aksi kriminal tersebut sulit dihentikan.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |