
BOGOTA - Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan 7,4 magnitudo yang mengguncang Kolombia terus bertambah. Hingga Jumat (21/8/2026), otoritas setempat mencatat 321 orang meninggal dunia dan 4.595 lainnya mengalami luka-luka.
Unit Nasional Penanggulangan Risiko Bencana (UNGRD) Kolombia juga melaporkan 257 orang masih dinyatakan hilang. Sementara itu, 364 orang berhasil diselamatkan dari berbagai lokasi terdampak.
“Data korban: 321 orang meninggal, 4.595 orang terluka, 257 orang dinyatakan hilang, dan 364 lainnya berhasil diselamatkan,” demikian pernyataan UNGRD melalui platform X.
Angka tersebut meningkat dari laporan sebelumnya yang mencatat 319 korban meninggal dunia.
Selain korban manusia, bencana tersebut juga berdampak pada hewan. Sebanyak 1.254 hewan berhasil dievakuasi dari reruntuhan, sedangkan 1.236 hewan lainnya dilaporkan mengalami luka-luka.
Gempa berkekuatan 7,4 magnitudo tersebut terjadi pada Senin pagi, 10 Agustus 2026. Pusat gempa berada di Departemen Choco, namun getarannya dirasakan di sebagian besar wilayah Kolombia hingga sejumlah negara tetangga.
Besarnya dampak bencana juga menyebabkan kerugian material yang sangat besar. Presiden Kolombia Abelardo de la Espriella sebelumnya memperkirakan kerugian langsung akibat gempa mencapai sekitar 30 triliun peso atau setara 7,5 miliar dolar AS.
Perkiraan tersebut mencakup kerusakan di sejumlah wilayah, yakni Choco, Valle del Cauca, Risaralda, Quindio, dan Caldas.
Menurut Espriella, sekitar 24,5 triliun peso merupakan nilai kerusakan bangunan, sementara 5,5 triliun peso lainnya berasal dari kerusakan infrastruktur.
Ia menegaskan nilai kerugian tersebut masih bersifat sementara. Pemerintah akan memperbarui perhitungan setelah proses pendataan dan survei di wilayah terdampak selesai dilakukan.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |