
PEKANBARU - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru mendorong setiap Lembaga Pengelola Sampah (LPS) di tingkat kelurahan untuk menghadirkan inovasi dalam pengelolaan sampah. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi volume sampah sekaligus memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Kepala DLHK Kota Pekanbaru, Reza Aulia Putra, mengatakan salah satu terobosan yang dapat dilakukan adalah mengoptimalkan pemilahan sampah organik. Sampah yang telah dipisahkan dapat diolah atau dijual sehingga menghasilkan manfaat ekonomi.
Menurutnya, LPS memiliki peran penting sebagai ujung tombak pengelolaan sampah di lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, setiap lembaga diharapkan tidak hanya fokus pada pengangkutan sampah, tetapi juga mampu mengembangkan sistem pengelolaan yang lebih efektif dan produktif.
Reza menjelaskan, apabila LPS mampu menunjukkan kinerja yang profesional dan efektif, pemerintah membuka peluang untuk menyerahkan pengelolaan sampah di ruas jalan protokol yang berada di wilayah kerja masing-masing kepada LPS tersebut.
Ia menilai kebijakan itu dapat meningkatkan peran LPS sekaligus mengurangi ketergantungan pemerintah terhadap armada pengangkut sampah yang dibiayai melalui APBD.
Dengan berkurangnya kebutuhan anggaran untuk operasional pengangkutan sampah di jalan protokol, dana yang tersedia dapat dialihkan ke sektor lain yang lebih prioritas, seperti kesehatan, pendidikan, maupun pembangunan infrastruktur.
DLHK berharap penguatan kapasitas dan inovasi yang dilakukan LPS mampu menciptakan sistem pengelolaan sampah yang lebih efisien, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta pemerintah daerah.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |