
KIEV - Seorang perempuan yang diduga terlibat dalam aksi peledakan di Monako ditemukan meninggal dunia di Ukraina. Informasi tersebut diumumkan oleh Dinas Keamanan Ukraina (SBU) pada Selasa (7/7/2026).
Korban diketahui bernama Anastasiia Berezovska, yang sebelumnya masuk dalam daftar buronan Interpol terkait dugaan percobaan pembunuhan terhadap seorang pengusaha asal Ukraina yang memiliki keterkaitan dengan Rusia. Jenazahnya ditemukan dengan luka tembak di bagian kepala.
Menurut keterangan SBU, seorang anggota intelijen militer Ukraina mengaku bertanggung jawab atas kematian Berezovska. Ia disebut melakukan aksi tersebut bersama mantan aparat penegak hukum tanpa sepengetahuan pimpinan atau institusinya. Kedua pria tersebut kini telah ditahan dan menghadapi tuduhan pembunuhan berencana.
Kasus ini berawal dari ledakan bom yang terjadi di pintu masuk sebuah apartemen di Monako pada pekan lalu. Insiden tersebut mengakibatkan Vadym Yermolaiev, seorang pebisnis kaya asal Ukraina, mengalami luka-luka. Seorang perempuan dan seorang anak yang berada di lokasi juga turut menjadi korban.
Hingga kini, otoritas belum mengungkap motif di balik pengeboman maupun pembunuhan terhadap Berezovska. Peristiwa tersebut memicu perhatian di Ukraina karena diduga melibatkan anggota badan intelijen negara.
Interpol sebelumnya telah menerbitkan red notice terhadap Berezovska atas dugaan keterlibatannya dalam percobaan pembunuhan dan konspirasi kriminal. Sementara itu, penyidik Ukraina mengaku menemukan sejumlah petunjuk yang mengarah kepada dua tersangka, termasuk transaksi keuangan dan aset digital yang diduga berkaitan dengan korban.
Pihak berwenang Ukraina menyatakan terus mendalami kasus tersebut serta telah berkoordinasi dengan aparat Monako untuk mengungkap pihak yang diduga menjadi dalang di balik aksi pengeboman.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |