ESC : ( Tutup Form )

Krisis Ebola di Kongo Memburuk, Konflik Bersenjata Hambat Akses Bantuan Kemanusiaan


Minggu, 21  Juni  2026 - 05:53 WIB

Krisis Ebola di Kongo Memburuk, Konflik Bersenjata Hambat Akses Bantuan Kemanusiaan
Foto Berita

KONGO - Situasi kemanusiaan di Republik Demokratik (RD) Kongo bagian timur semakin memburuk akibat kombinasi wabah Ebola dan konflik bersenjata yang masih berlangsung. Kondisi ini menghambat penanganan medis serta distribusi bantuan bagi masyarakat terdampak.


Berdasarkan laporan Kantor PBB untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (OCHA), aktivitas kelompok bersenjata di beberapa wilayah telah mengganggu operasi kemanusiaan di lapangan. Bahkan, sejumlah petugas bantuan dilaporkan sempat ditahan saat menjalankan tugas penanganan wabah.


Insiden tersebut terjadi di Provinsi Ituri, yang menjadi salah satu pusat penyebaran Ebola dengan mayoritas kasus terkonfirmasi berada di wilayah tersebut. Situasi keamanan yang tidak stabil membuat akses tenaga medis dan distribusi bantuan menjadi sangat terbatas.


Selain itu, konflik di wilayah Kivu Selatan turut memperburuk kondisi. Sekitar 20.000 warga terpaksa mengungsi akibat bentrokan di sejumlah titik seperti Mwenga dan Shabunda. Para pengungsi kini menghadapi kesulitan dalam memperoleh kebutuhan dasar seperti makanan, air bersih, dan layanan kesehatan.


OCHA mencatat sedikitnya 57 gangguan terhadap aktivitas kemanusiaan di Kivu Selatan sejak awal tahun hingga Mei. Gangguan tersebut meliputi ancaman terhadap staf, pembatasan mobilitas, hingga hambatan distribusi logistik bantuan.


Meski menghadapi risiko tinggi, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bersama mitra kemanusiaan tetap berupaya menyalurkan bantuan dan menekan penyebaran Ebola. OCHA menegaskan pentingnya jaminan keamanan agar operasi kemanusiaan dapat berjalan efektif.


Sementara itu, data Kementerian Kesehatan RD Kongo mencatat ratusan kasus Ebola dengan puluhan hingga ratusan korban jiwa. Virus Ebola yang menyebar diketahui memiliki tingkat kematian yang cukup tinggi, sehingga meningkatkan kekhawatiran akan potensi lonjakan kasus.


Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) sebelumnya telah menetapkan wabah Ebola di RD Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan berisiko tinggi karena potensi penyebaran lintas negara masih sangat besar.


Kombinasi wabah penyakit dan konflik bersenjata menjadikan situasi di Kongo sebagai salah satu krisis kemanusiaan paling serius di kawasan Afrika saat ini.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos: 28284
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com