
REMBANG - Sebanyak 725 siswa dan 25 guru SMAN 1 Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, mengalami mual dan diare secara bersamaan. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikonsumsi sehari sebelumnya.
Akibat kejadian itu, pihak sekolah menghentikan kegiatan belajar mengajar lebih awal dan memulangkan para siswa. Gejala mual dan diare mulai dirasakan sekitar pukul 09.00 WIB pada Kamis (3/9/2026).
Kepala SMAN 1 Lasem, Juhartutik, mengatakan pihak sekolah langsung melakukan pendataan terhadap siswa yang mengalami keluhan kesehatan. Dari 33 kelas, jumlah siswa yang terdampak mencapai 725 orang.
"Setelah didata ada 20-31 orang dalam satu kelas. Sampai 33 kelas itu total 725 anak yang diare dan guru ada 25 orang," kata Juhartutik.
Jumlah tersebut cukup signifikan dibandingkan keseluruhan warga sekolah. SMAN 1 Lasem tercatat memiliki 1.174 siswa dan 95 guru.
Setelah mengetahui banyak siswa mengalami diare, pihak sekolah menghubungi Puskesmas Lasem untuk mendapatkan penanganan awal. Sekolah juga berkoordinasi dengan Cabang Dinas Pendidikan sebelum akhirnya memutuskan memulangkan siswa.
Menurut Juhartutik, fasilitas toilet sekolah juga tidak mampu menampung kebutuhan akibat banyaknya siswa yang mengalami diare dalam waktu bersamaan.
Dugaan sementara mengarah pada menu MBG yang disantap siswa pada Rabu (2/9/2026). Saat itu, makanan yang dibagikan terdiri atas ayam bakar, nasi putih, mendoan, dan buah semangka.
Pihak sekolah sebelumnya disebut melakukan pengecekan terhadap makanan tersebut. Juhartutik mengatakan terdapat makanan yang ditemukan dalam kondisi berlendir sehingga dipisahkan.
Ia juga menyebut makanan tersebut dimasak sekitar pukul 03.00 WIB, sedangkan para siswa baru mengonsumsinya sekitar pukul 12.00 WIB.
Meski demikian, penyebab pasti kejadian diare massal tersebut masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan lebih lanjut.
Kepala Puskesmas Lasem, dr Joko Paryanto, mengatakan tiga siswa harus mendapatkan perawatan di rumah sakit.
Sementara itu, Ketua Komisi IV DPRD Rembang Muhammad Rofi'i mengaku telah menerima laporan mengenai kejadian tersebut. Ia meminta dugaan keracunan yang berkaitan dengan menu MBG di SMAN 1 Lasem ditelusuri secara menyeluruh.
Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan penyebab munculnya keluhan kesehatan pada ratusan siswa dan guru serta mencegah kejadian serupa kembali terjadi.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |