
TEHERAN - Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei memastikan Amerika Serikat (AS) akan menerima balasan yang disebutnya tak terlupakan setelah serangan militer AS di Provinsi Hormozgan, Iran, menewaskan empat orang dalam sebuah acara pernikahan.
Serangan tersebut dilaporkan terjadi pada Selasa (1/9/2026), ketika sebuah rudal militer Amerika Serikat menghantam sebuah rumah di dekat kota pesisir Sirik, Provinsi Hormozgan. Saat insiden berlangsung, rumah tersebut tengah digunakan untuk menggelar pesta pernikahan.
Menurut pihak Iran, serangan itu menewaskan empat orang, termasuk seorang balita, serta menyebabkan lebih dari 50 orang lainnya mengalami luka-luka.
Iran menyatakan serpihan rudal yang diluncurkan AS menghantam rumah warga di Kota Kuhestak, wilayah Sirik, yang saat itu menjadi lokasi berlangsungnya acara pernikahan.
Menanggapi insiden tersebut, Mojtaba Khamenei menegaskan Iran akan memberikan respons terhadap Amerika Serikat. Ia menyatakan serangan balasan yang akan dilakukan Teheran akan menjadi pelajaran yang tidak mudah dilupakan oleh Washington.
"Bangsa Iran yang tercinta dan poros perlawanan akan memberi pelajaran tak terlupakan bagi Amerika," kata Mojtaba, seperti dilansir media Tasnim, Rabu (2/9/2026).
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) juga menyatakan siap melakukan pembalasan atas serangkaian serangan terbaru yang dikaitkan dengan Amerika Serikat.
Juru bicara IRGC Hossein Mohebi memperingatkan bahwa Washington akan menghadapi konsekuensi berat atas serangan tersebut.
"Mereka akan menyesali serangan-serangan barunya. Hukuman berat menanti para agresor," ujar Hossein Mohebi.
Iran kemudian merespons serangan AS dengan melancarkan serangan menggunakan rudal dan pesawat nirawak atau drone yang diklaim menyasar sejumlah pangkalan militer Amerika Serikat di Bahrain, Kuwait, dan Yordania.
Selain itu, IRGC menyatakan pihaknya melakukan serangan rudal dan drone secara terkoordinasi terhadap pangkalan AS di Erbil, wilayah otonom Kurdistan, Irak.
Menurut klaim IRGC, serangan terhadap fasilitas di Erbil menghancurkan sebuah pusat pemeliharaan, sejumlah gudang, serta sistem pemandu aerostat pengintai yang digunakan oleh Amerika Serikat.
Ketegangan antara Teheran dan Washington kembali meningkat setelah rangkaian serangan tersebut. Iran menegaskan akan memberikan pembalasan, sementara IRGC memperingatkan bahwa konsekuensi berat menanti pihak yang disebutnya sebagai agresor.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |