ESC : ( Tutup Form )

5.209 Warga Israel Serbu Kompleks Al Aqsa, Dua Warga Palestina Tewas


Rabu, 02  September  2026 - 20:20 WIB

5.209 Warga Israel Serbu Kompleks Al Aqsa, Dua Warga Palestina Tewas
Foto Berita

YERUSALEMTIMUR - Sebanyak 5.209 warga Israel dilaporkan memasuki kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur yang diduduki sepanjang Agustus 2026.


Pada periode yang sama, pasukan Israel dilaporkan menewaskan dua warga Palestina, melukai 83 orang, serta menahan 114 orang, termasuk lima anak-anak.


Data tersebut disampaikan Pemerintah Provinsi Yerusalem pada Selasa dan dilaporkan Anadolu Agency.


Dalam laporan bulanannya, Pemerintah Provinsi Yerusalem mencatat peningkatan penyerbuan ke kompleks Al Aqsa, termasuk pelaksanaan ritual keagamaan Yahudi di dalam dan sekitar gerbang masjid.


Pemerintah Provinsi Yerusalem menyebut polisi Israel memberikan perlindungan kepada warga Israel yang memasuki kompleks tersebut. Salah satu jumlah harian tertinggi terjadi pada 13 Agustus, ketika 751 orang memasuki kawasan Al Aqsa.


Selain itu, otoritas Israel mengeluarkan lima perintah yang melarang warga Palestina memasuki kompleks Masjid Al Aqsa.


Sejak 2003, polisi Israel mengizinkan warga Israel memasuki kompleks tersebut.


Sementara itu, Departemen Wakaf Islam di Yerusalem menegaskan bahwa Al Aqsa merupakan situs suci bagi umat Islam. Lembaga tersebut berulang kali meminta agar aksi masuk ke kompleks masjid tersebut dihentikan.


Laporan Pemerintah Provinsi Yerusalem juga mencatat dampak operasi militer Israel terhadap warga Palestina. Selain korban tewas, sebanyak 83 orang dilaporkan terluka dan 114 orang ditahan.


Pemerintah Provinsi Yerusalem turut mendokumentasikan 44 serangan terhadap warga Palestina dan properti mereka.


Selain itu, otoritas mencatat 40 operasi pembongkaran dan pembersihan lahan yang menargetkan rumah, bangunan, serta tanah di Yerusalem.


Sebanyak 86 pemberitahuan dan perintah pembongkaran atau penghentian pekerjaan juga dikeluarkan oleh otoritas Israel selama periode tersebut.


Kondisi tersebut terjadi di tengah laporan media Israel yang menyebut Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berupaya meningkatkan ketegangan untuk mendapatkan dukungan dari partai-partai sayap kanan menjelang pemilihan Knesset pada 27 Oktober.


Warga Palestina menilai kebijakan Israel merupakan bagian dari upaya mengubah identitas Yerusalem Timur, termasuk kawasan Masjid Al Aqsa. Mereka menilai kebijakan tersebut bertujuan menghapus identitas Arab dan Islam di wilayah tersebut.


Warga Palestina juga mempertahankan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara Palestina yang mereka cita-citakan.


Sementara itu, kota-kota, permukiman, dan kamp pengungsi di Tepi Barat yang diduduki, termasuk Yerusalem, terus menjadi sasaran penggerebekan dan penangkapan oleh pasukan Israel.


Serangan terhadap warga Palestina dan properti mereka juga dilaporkan meningkat sejak perang Israel di Jalur Gaza pada Oktober 2023.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos: 28284
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com