
SIDOARJO - Pondok Pesantren Manba'ul Hikam, Sidoarjo, menghentikan sementara kegiatan belajar mengajar (KBM) setelah ratusan santri dan 10 pengajar mengalami gejala keracunan usai mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Para pengajar yang mengalami gejala keracunan setelah mencicipi menu MBG tersebut telah mendapatkan perawatan medis dan dilaporkan mulai membaik.
Sementara itu, lebih dari 500 santri sempat dilarikan ke rumah sakit pada Selasa malam (1/9/2026). Hingga Rabu (2/9/2026), sebanyak 88 santri masih menjalani rawat inap.
Selain itu, 35 santri kembali dibawa ke rumah sakit pada Rabu siang setelah mengalami gejala serupa.
Perwakilan Pondok Pesantren Manba'ul Hikam, Bahron Nafi, menyebut peristiwa yang menimpa para santri dan pengajar tersebut sebagai musibah.
Meski demikian, pihak pesantren berharap kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pihak terkait, terutama dalam memperketat pengawasan terhadap penyedia makanan program MBG.
"Kami menilai SPPG yang menyediakan makanan MBG sebenarnya sudah layak. Namun, ke depan, pengawasan dan pengawalan terhadap penyedia makanan perlu diperketat lagi," ujar Bahron Nafi.
Untuk memastikan pemulihan kesehatan para santri sekaligus mengondisikan lingkungan pesantren, pihak Ponpes Manba'ul Hikam memutuskan menghentikan sementara kegiatan belajar mengajar.
KBM akan kembali dilaksanakan setelah kondisi dinilai aman dan kondusif untuk melanjutkan aktivitas pendidikan.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |