
BENGKALIS - Grup Sri Junjungan berhasil mengharumkan nama Kabupaten Bengkalis setelah meraih Juara I pada ajang Lomba Senam Kreasi dan Tari Zapin Melayu yang diselenggarakan Pengurus Provinsi Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (Perwosi) Riau.
Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa Tari Zapin Meskom masih mampu bersaing dan menjadi salah satu ikon budaya Melayu yang mendapat apresiasi tinggi di tingkat provinsi.
Ketua Grup Sri Junjungan, Noni Lestari Handayani, mengaku bersyukur atas prestasi yang berhasil diraih timnya dalam perlombaan tersebut.
“Alhamdulillah, Tari Zapin Meskom memang memiliki daya tarik tersendiri dan tidak diragukan lagi kualitasnya. Setelah beberapa kali menorehkan prestasi di berbagai ajang, kali ini Grup Sri Junjungan kembali berhasil mengharumkan nama Kabupaten Bengkalis di tingkat Provinsi Riau,” ujarnya, Senin (15/6/2026).
Dalam kompetisi itu, Sri Junjungan diperkuat oleh Noni Lestari Handayani, Farah Maulanie Febrianty, Mira Novita, Rikha Lulinda, dan Suryawati. Kelima penari menampilkan gerakan Tari Zapin Melayu yang anggun, energik, serta sarat nilai budaya Melayu.
Menariknya, para anggota grup merupakan penari senior yang pernah berjaya pada masanya. Meski tergolong veteran, kemampuan dan kekompakan mereka tetap terjaga sehingga mampu mengungguli 13 grup peserta lainnya dari berbagai daerah di Provinsi Riau.
Menurut Noni, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari latihan yang konsisten serta semangat tim dalam melestarikan budaya daerah.
“Keberhasilan ini tentu tidak terlepas dari dukungan banyak pihak. Selain itu, latihan yang konsisten, kekompakan tim, serta komitmen untuk terus melestarikan budaya daerah menjadi kunci keberhasilan kami,” tuturnya.
Pada ajang tersebut, Juara II diraih Grup Al Hidayah Provinsi Riau, sedangkan Juara III ditempati Grup Ikatan Guru Taman Kanak-Kanak Indonesia (IGTKI) Provinsi Riau.
Prestasi yang diraih Sri Junjungan sekaligus menegaskan eksistensi Tari Zapin Meskom sebagai salah satu warisan budaya Melayu asal Desa Meskom, Kecamatan Bengkalis. Selama ini, Pemerintah Kabupaten Bengkalis terus mendukung berbagai upaya pelestarian tarian tersebut melalui beragam kegiatan budaya.
Salah satunya melalui pelaksanaan Tari Zapin Meskom massal yang melibatkan IGTKI se-Kabupaten Bengkalis di Lapangan Tugu Bengkalis. Selain itu, tarian ini juga pernah ditampilkan dalam Tari Zapin Meskom massal tingkat Provinsi Riau di Pekanbaru yang mencatatkan Rekor MURI dengan melibatkan 3.000 peserta.
Noni berharap capaian yang diraih Sri Junjungan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus menjaga dan melestarikan budaya Melayu.
“Kami berharap Tari Zapin Meskom tetap lestari di tengah derasnya arus informasi dan digitalisasi. Yang paling penting, kesenian ini terus diminati dan diwariskan kepada generasi muda sebagai identitas budaya Melayu Bengkalis,” pungkasnya.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |