
BUKITTINGGI - Pemerintah Kota Bukittinggi menjadikan peringatan 100 tahun Jam Gadang sebagai momentum strategis untuk memperkenalkan budaya Minangkabau ke tingkat internasional. Berbagai agenda budaya, literasi, dan ekonomi kreatif disiapkan guna menarik perhatian masyarakat global.
Perayaan seabad ikon Kota Bukittinggi tersebut dikemas melalui rangkaian kegiatan International Minangkabau Literacy Festival (IMLF) ke-4 yang berlangsung pada 3 hingga 7 Juni 2026. Kegiatan ini mengusung tema "100 Years of Jam Gadang & From Literacy to Legacy: Building Wealth, Peace and Sustainability Learning".
Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias mengatakan bahwa Jam Gadang sudah dikenal luas di Indonesia dan kini saatnya diperkenalkan lebih jauh ke kancah internasional.
Festival ini menghadirkan beragam kegiatan yang memadukan unsur budaya, literasi, pendidikan, dan pariwisata. Peserta terdiri dari pembicara internasional, peluncur buku, penyair, hingga pelaku seni tradisional.
Sejumlah agenda utama digelar meliputi: seminar internasional mengenai sejarah dan eksistensi Jam Gadang, peluncuran 100 judul buku, pameran buku dan bazar UMKM, Festival Randai dan pertunjukan seni tradisional Minangkabau, pembacaan puisi internasional oleh penyair dari berbagai negara, pameran kaligrafi dan live painting, diskusi pariwisata serta ekonomi kreatif dan program literasi ke sekolah dan wisata edukasi.
Selain itu, para delegasi juga melakukan penanaman 100 pohon sebagai simbol komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan.
Salah satu agenda yang menjadi daya tarik utama adalah parade budaya yang melibatkan 1.000 perempuan mengenakan pakaian adat Minangkabau. Tak hanya itu, sebanyak 100 penyair dunia juga mengikuti kegiatan World Poetry Reading yang digelar di kawasan Jam Gadang.
Peserta festival juga mengunjungi sejumlah destinasi wisata unggulan di Bukittinggi, termasuk Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta dan objek wisata alam Tabiang Barasok.
Pemerintah Kota Bukittinggi memperkirakan festival ini menarik antara 500 hingga 1.000 pengunjung setiap hari. Kehadiran wisatawan domestik maupun mancanegara diharapkan memberikan dampak ekonomi positif bagi sektor perhotelan, kuliner, transportasi, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Melalui perayaan 100 tahun Jam Gadang, Bukittinggi tidak hanya ingin menghadirkan sebuah perayaan bersejarah, tetapi juga membangun warisan budaya dan literasi yang dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat internasional.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |