
SIGI - Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo melakukan peninjauan langsung ke wilayah terdampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,7 di Sulawesi Tengah. Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kondisi infrastruktur dasar tetap aman dan dapat digunakan masyarakat pascabencana.
Peninjauan dilakukan di sejumlah titik, termasuk Jalan Alternatif Palolo-Napu di Kabupaten Sigi, guna mengevaluasi konektivitas wilayah, kondisi jembatan, serta keberlanjutan layanan air bersih di daerah terdampak.
Sejak hari pertama pascagempa, Kementerian Pekerjaan Umum telah bergerak bersama pemerintah daerah dalam melakukan penanganan darurat dan perbaikan infrastruktur yang terdampak agar aktivitas masyarakat dapat kembali normal.
Menteri PU menegaskan bahwa jalan dan jembatan merupakan infrastruktur penting yang berperan langsung dalam mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, pemeriksaan teknis terus dilakukan, bahkan pada infrastruktur yang tidak terlihat mengalami kerusakan berat.
Salah satu lokasi yang menjadi perhatian adalah Jembatan Binangga Kenaw di Kecamatan Nokilalaki. Meskipun secara visual tampak relatif aman, getaran yang terasa saat dilalui kendaraan menjadi alasan perlunya pemeriksaan lebih lanjut.
Selain infrastruktur transportasi, perhatian juga diberikan pada potensi risiko bencana hidrometeorologi. Saat meninjau Jembatan Posu di atas Sungai Posu, ditemukan adanya cekungan air di wilayah hulu yang berpotensi menimbulkan risiko longsor atau banjir bandang jika tidak segera dimitigasi.
Pemerintah meminta Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III untuk melakukan survei lanjutan guna memastikan kondisi lapangan serta menentukan langkah pengendalian yang diperlukan.
Pengalaman dari sejumlah kejadian sebelumnya juga menjadi pertimbangan, di mana genangan air di kawasan hulu dapat berkembang menjadi ancaman serius saat curah hujan tinggi.
Selain infrastruktur jalan dan jembatan, pemerintah juga memastikan layanan air bersih tetap berjalan. Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Kamarora di Kecamatan Nokilalaki disebut masih berfungsi dan menjadi sumber utama air bersih bagi masyarakat selama masa pemulihan.
Kementerian Pekerjaan Umum menegaskan komitmennya untuk tidak hanya memperbaiki kerusakan yang terlihat, tetapi juga mengantisipasi potensi risiko yang dapat membahayakan masyarakat di masa mendatang.
Langkah ini dilakukan agar proses pemulihan pascabencana tidak hanya cepat, tetapi juga aman dan berkelanjutan bagi masyarakat Sulawesi Tengah.
| Alamat | : | Jl. Amanah Perhentian Marpoyan |
| Kode Pos | : | 28284 |
| : | 082173544002 | |
| : | admin@kabarsurya.com |