ESC : ( Tutup Form )

Menkes Tegaskan Rekam Medis di SATUSEHAT Terlindungi, Akses Data Berada di Tangan Pasien


Selasa, 01  September  2026 - 22:10 WIB

Menkes Tegaskan Rekam Medis di SATUSEHAT Terlindungi, Akses Data Berada di Tangan Pasien
Foto Berita

JAKARTA - Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin memastikan keamanan rekam medis elektronik yang tersimpan dalam platform SATUSEHAT. Menurutnya, sistem tersebut dirancang dengan sejumlah lapisan perlindungan untuk menjaga kerahasiaan informasi kesehatan masyarakat.


Budi mengibaratkan rekam medis elektronik seperti layanan mobile banking. Informasi di dalam rekening hanya dapat diakses oleh pemilik akun, sementara dalam sistem rekam medis, data kesehatan juga hanya dapat dibuka oleh pasien atau pihak lain yang mendapatkan izin dari pasien.


Ia menjelaskan, salah satu komponen penting dalam sistem keamanan tersebut adalah autentikasi. Mekanisme ini digunakan untuk memastikan bahwa orang yang mencoba mengakses data memang merupakan pengguna yang memiliki hak.


Selain autentikasi, SATUSEHAT menggunakan sejumlah teknologi keamanan, termasuk PIN, kata sandi, serta pengenalan wajah. Sistem tersebut ditujukan untuk mencegah pihak yang tidak berwenang memperoleh akses ke informasi medis seseorang.


Penerapan rekam medis elektronik juga mengubah pola penyimpanan data kesehatan pasien. Sebelumnya, riwayat medis seseorang dapat tersebar di berbagai fasilitas kesehatan. Kini, informasi tersebut dapat terintegrasi dalam satu ekosistem sehingga pasien memiliki akses yang lebih mudah terhadap riwayat kesehatannya.


Setiap kali pasien mendapatkan layanan di rumah sakit, klinik, laboratorium, maupun apotek yang telah terintegrasi, data terkait pelayanan kesehatan dapat masuk ke dalam sistem. Meski demikian, akses terhadap informasi tersebut tetap berada dalam kendali pasien.


Budi mengatakan pasien juga memiliki kewenangan untuk memberikan izin kepada pihak lain apabila diperlukan, misalnya ketika tenaga kesehatan membutuhkan akses terhadap riwayat medis untuk kepentingan pelayanan.


Selain pengamanan akses pengguna, Kementerian Kesehatan menerapkan enkripsi ketika terjadi pertukaran data antar-fasilitas kesehatan. Teknologi tersebut digunakan untuk melindungi informasi medis agar tidak mudah disadap selama proses pengiriman.


Dalam penerapan sistem keamanan tersebut, Kemenkes bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) untuk memastikan mekanisme perlindungan data berjalan dengan baik.


Dari sekitar 100 ribu fasilitas kesehatan yang berada di Indonesia, Budi menyebut sekitar 60 ribu di antaranya telah terhubung dengan ekosistem SATUSEHAT. Integrasi dilakukan secara bertahap dan mencakup berbagai informasi kesehatan, mulai dari rekam medis hingga hasil pemeriksaan laboratorium, resep obat, serta radiologi.


SATUSEHAT juga tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyimpanan riwayat kesehatan. Platform tersebut memiliki fitur pendukung lain, termasuk pengingat konsumsi obat. Salah satunya dapat digunakan untuk membantu pasien mengingat jadwal minum obat secara rutin.


Selain itu, sejumlah informasi kesehatan yang sebelumnya tersedia dalam ekosistem aplikasi kesehatan pemerintah tetap dapat diakses melalui layanan yang telah dikembangkan tersebut.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos: 28284
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com