ESC : ( Tutup Form )

Airlangga Ungkap Tiga Faktor Pendorong Ekonomi Indonesia Tumbuh 6 Persen


Kamis, 24  September  2026 - 16:20 WIB

Airlangga Ungkap Tiga Faktor Pendorong Ekonomi Indonesia Tumbuh 6 Persen
Foto Berita

JAKARTA - Pemerintah menyiapkan sejumlah langkah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 6 persen pada 2027 dan menuju 8 persen dalam jangka menengah.


Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut tiga faktor utama yang perlu diperkuat, yakni investasi, produktivitas dan kualitas sumber daya manusia (SDM), serta ekspor bernilai tambah yang didukung efisiensi logistik.


“Pertama, investasi harus tumbuh lebih cepat daripada PDB. Kedua, produktivitas dan kualitas SDM meningkat, dan ketiga, ekspor harus semakin bernilai tambah dan logistik semakin efisien,” ujar Airlangga dalam ANTARA Business Forum di Jakarta, Rabu (23/9/2026).


Airlangga mengatakan target pertumbuhan tersebut harus dicapai di tengah kondisi ekonomi global yang masih menghadapi berbagai tantangan. Konflik geopolitik, proteksionisme perdagangan dan investasi, serta volatilitas pasar keuangan menjadi sejumlah risiko yang perlu diantisipasi.


Meski demikian, kondisi ekonomi Indonesia dinilai masih terjaga. Ekonomi nasional tumbuh 5,45 persen secara tahunan pada semester I 2026.


Inflasi pada Agustus 2026 tercatat 3,19 persen. Sementara itu, realisasi investasi mencapai Rp1.010,6 triliun hingga semester I 2026.


Untuk mendorong pertumbuhan, pemerintah menyiapkan sejumlah strategi, salah satunya melalui deregulasi dan penyelesaian berbagai hambatan investasi.


Penguatan investasi dilakukan melalui sejumlah instrumen, termasuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Danantara, serta Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).


Di sisi lain, peningkatan produktivitas dilakukan melalui penguatan program magang dan pendidikan vokasi untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja.


Pemerintah juga berupaya memperluas akses pasar ekspor. Sebanyak 25 perjanjian perdagangan telah diimplementasikan, sementara 13 perjanjian lainnya masih dalam proses perundingan.


Kebijakan ekonomi 2027 nantinya akan diarahkan melalui sinergi fiskal, moneter, dan investasi. Kebijakan fiskal berperan sebagai katalis, kebijakan moneter menjaga stabilitas, sedangkan investasi diarahkan untuk memperbesar kapasitas produksi dan membuka lapangan kerja.


Selain investasi dan perdagangan, pemerintah juga memperkuat sektor yang dinilai penting bagi pertumbuhan jangka menengah, seperti ketahanan energi, ekonomi hijau, dan ekonomi digital.


Pengembangan pusat data, kecerdasan buatan (AI), industri semikonduktor, serta talenta digital menjadi bagian dari agenda tersebut.


Airlangga menegaskan arah kebijakan ekonomi ke depan akan berfokus pada investasi berkualitas, hilirisasi, peningkatan produktivitas, penguatan daya saing, serta perluasan akses pasar.


Target pertumbuhan 6 persen pada 2027 dan 8 persen dalam jangka menengah menjadi sasaran yang ingin dicapai pemerintah melalui berbagai strategi tersebut.

Editor: Lukman Hakim
  • BERITA TERKAIT

kabarsurya.com di bawah naungan PT. Raja Inti Media merupakan media nasional dalam pemberitaan online yang berkomitmen menyajikan informasi secara cepat, akurat, dan terpercaya dengan mengedepankan prinsip jurnalistik yang profesional. Mengusung tagline "Hadir Tanpa Batas" untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan berita faktual, informatif dan berimbang. Menyajikan berbagai topik berita, mulai dari peristiwa nasional, pemerintahan, politik, ekonomi, hukum, pendidikan, kesehatan, sosial budaya, hingga gaya hidup dan teknologi. Setiap informasi yang dipublikasikan melalui proses verifikasi untuk memastikan keakuratan dan kualitas berita yang diterima oleh pembaca.

Contact Us


Alamat : Jl. Amanah Perhentian Marpoyan
Kode Pos:
WhatsApp: 082173544002
Email: admin@kabarsurya.com